Tips Memilih Asuransi Syariah dengan Tepat

15 Mei 2020

Produk asuransi syariah kini menjadi pilihan bagi mereka yang ingin memiliki jasa asuransi. Seperti yang diketahui, asuransi menjadi hal yang penting untuk melindungi kehidupan diri sendiri maupun keluarga. Inilah yang membuat banyak orang tertarik untuk mempunyai asuransi. Sementara, asuransi syariah berbasis dengan prinsip ekonomi Islam, sehingga banyak umat yang akhirnya memilih asuransi ini daripada konvensional.

Tips Memilih Asuransi Syariah dengan Tepat

Tips Memilih Asuransi Syariah dengan Tepat

Tips Memilih Asuransi Syariah dengan Tepat

Nah, untuk Anda yang ingin memiliki keinginan memilih produk asuransi syariah, berikut ini beberapa tips mudah agar dapat memilih dengan tepat:

1. Mengetahui kebutuhan

Sesuaikan produk yang akan dipilih dengan kebutuhan Anda dan keluarga. Ketahui terlebih dahulu bagaimana spesifikasi dari produk yang dipilih. Asuransi sendiri mempunyai beberapa jenis produk misalnya asuransi kesehatan, asuransi jiwa, asuransi pendidikan, dan masih banyak lainnya. Nah, pilihlah produk yang benar-benar paling tepat dengan kebutuhan. Jika memang Anda masih merasa ragu, bisa meminta pendapat keluarga, saudara, atau orang terdekat Anda.

2. Mencari referensi perusahaan asuransi

Ketika Anda akan memilih produk asuransi, terlebih dahulu pilihlah perusahaan asuransi yang benar-benar terpercaya. Ketahui berapa lama perusahaan tersebut sudah berdiri dan bagaimana kualitas dari pelayanannya.

3. Memastikan terdapat dewan pengawas syariah (DPS)

Dewan Pengawas Syariah atau DPS bertugas untuk mengatur dan mengawasi produk asuransi yang akan dikeluarkan. Tentunya produk tersebut haruslah produk halal dan telah sesuai dengan prinsip syariah Islam. Jadi, pastikan Anda memilih perusahaan jasa asuransi yang sudah memiliki DPS tersebut.

4. Pelajari secara detail akad asuransi syariah

Hal yang perlu diperhatikan lainnya adalah mempelajari akad yang akan digunakan oleh perusahaan jasa asuransi. Periksa secara menyeluruh apa saja isi dari akad tersebut. Karena isi akad akan menjadi hal penting menyangkut premi polis asuransi.

Berbeda dengan asuransi konvensional, dalam asuransi syariah tidak ada dana yang hangus. Jika dalam suatu waktu nasabah tidak bisa memperpanjang premi, maka dana yang dibayarkan mulai awal mengikuti program akan tetap utuh, walaupun tidak 100% karena telah terpotong biaya administrasi.

Demikian beberapa langkah untuk memilih produk asuransi syariah dengan tepat. Semoga bisa membantu Anda yang masih belum familiar dengan asuransi berbasis syariah.

Bagikan MUHRID di Facebook Bagikan MUHRID di Google+